A. Rancangan Penelitian
Rancangan atau desain penelitian adalah rencana dan struktur penelitian yang disusun sedemikian rupa sehingga kita dapat memperoleh jawaban atas permassalahan – permasalahan penelitian. Rencana tersebut berupa suatu bagan yang sistematis yang mencakup penelitian yang kita buat. Dikatakan sebagai suatu bagan atau sekema karena renca tersebut membuat peta kegiatan yang akan kita lakukan. Peta kegiatan itu berisi langkah-langkah yang kita ikuti dalam melakukan kegiatan penelitian. Rancangan penelitian kadangkala dipresentasikan melalui suatu bagan konseptual yang menggambarkan hubungan antar variabel-variabel penelitian.

B. Kegunaan rancangan penelitian
Dalam rancangan penelitian dibuat untuk menjadikan peneliti dibuat untuk menjadikan peneliti mampu menjawab masalah dalam penelitian dengan valid, tepat, efisien, dan objektif. Dalam menghasilkan petunjuk empiris yang kuat relevansinya dengan masalah penelitian maka desain penelitian disusun dan dilakukan dengan penuh perhitungan yang tepat. Rancangan penelitian penetapkan kerangka acuan bagi pengkajian hubungan variable yang ditetapkan dalam penelitian. desain ini menjelaskan langkah-langkah apa yang harus dilakukan oleh peneliti, bagaimana pelaksanaan penelitian dan teknik analisis mana terhadap data empiris yang dikumpulkan. Atas dasar uraian dan deskripsi tentang prosedur pelaksanaan, maka peneliti menetapkan model rancangan apa yang paling tepat untuk menggali data dan bagaimana caranya sehingga data yang diperoleh dipersyaratkan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan.
Kegunaan rancangan penelitian bagi peneliti. Pertama, memberikan jawaban terhadap pertanyaan penelitian berkenaan dengan hal-hal yang ingin ditemukan atau dicari pemecahannya. Jawaban atas pertanyaan tersebut diungkapkan melalui prosedur-prosedur kerja dan pembuktian atas hal-hal yang ingin dicari. Kedua, mengendalikan variabel yang berkaitan dengan variabel-variabel mana yang diobservasi pengaruhnya terhadap variabel lain sebagai dampak adanya variabel lain.